Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess <p data-start="110" data-end="652"><strong data-start="110" data-end="144">Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis</strong> (JIEB) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI) berkerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bangking. Jurnal ini mewadahi publikasi hasil penelitian, kajian konseptual, studi kasus, serta pengembangan teori yang dilakukan oleh dosen, peneliti, praktisi, maupun mahasiswa yang memiliki fokus pada bidang ilmu ekonomi dan bisnis. Penerbitan jurnal ini merupakan bentuk komitmen terhadap pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan.</p> <p data-start="654" data-end="1200">Sebagai jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan <em data-start="732" data-end="759">Open Journal System (OJS)</em>, Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis menjamin proses editorial yang transparan, akuntabel, dan berstandar akademik tinggi mulai dari proses <em data-start="895" data-end="907">submission</em>, <em data-start="909" data-end="922">peer-review</em>, <em data-start="924" data-end="933">editing</em>, hingga publikasi. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober, serta bertujuan menjadi media diseminasi ilmiah yang kredibel dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu ekonomi dan bisnis di tingkat nasional maupun internasional.</p> Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI) id-ID Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 0000-0000 Analisis Etika Sistem Informasi pada Kasus Kebocoran Data PDN 2024: Studi Literatur https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/356 <table> <tbody> <tr> <td class="s31"> <div> <p class="s29"><span class="s33">Perkembangan transformasi digital di Indonesia mendorong peningkatan penggunaan sistem informasi dalam pelayanan publik, termasuk melalui pembangunan Pusat Data Nasional (PDN). Namun, meningkatnya penggunaan teknologi juga diikuti oleh tingginya ancaman keamanan siber. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus kebocoran data PDN 2024 dari perspektif etika sistem informasi. Penelitian menggunakan metode studi literatur</span><span class="s33">.</span><span class="s33"> Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus PDN tidak hanya menunjukkan kelemahan teknis dalam keamanan siber, tetapi juga memperlihatkan pelanggaran etika berupa rendahnya perlindungan privasi data, lemahnya perlindungan hak kepemilikan data, serta menurunnya aksesibilitas layanan publik. </span><span class="s33">Kesimpulannya,</span><span class="s33"> bahwa penguatan tata kelola sistem informasi, peningkatan keamanan siber, dan perlindungan data yang efektif diperlukan untuk mendukung transformasi digital yang aman dan berkelanjutan di Indonesia.</span></p> </div> </td> </tr> </tbody> </table> Adelsiza Zenoni Harianja Hesly Irawanda Naibaho Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-22 2026-06-22 4 2 01 10 Peran Decision Support System dalam Mendukung Pengambilan Keputusan Keuangan pada Berbagai Skala Usaha (Kecil, Menengah, dan Besar) di Indonesia https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/355 <p><span class="s37">Perkembangan</span> <span class="s37">teknologi</span> <span class="s37">informasi</span> <span class="s37">telah</span> <span class="s37">mendorong</span> <span class="s37">organisasi</span><span class="s37"> pada </span><span class="s37">berbagai</span> <span class="s37">skala</span> <span class="s37">usaha</span> <span class="s37">untuk</span> <span class="s37">memanfaatkan</span> <span class="s37">sistem</span><span class="s37"> yang </span><span class="s37">mampu</span><span class="s37">mendukung</span><span class="s37"> proses </span><span class="s37">pengambilan</span> <span class="s37">keputusan</span> <span class="s37">secara</span> <span class="s37">lebih</span> <span class="s37">efektif</span><span class="s37">. </span><span class="s37">Namun</span><span class="s37">, </span><span class="s37">masih</span> <span class="s37">terdapat</span> <span class="s37">organisasi</span><span class="s37"> yang </span><span class="s37">menghadapi</span> <span class="s37">kendala</span> <span class="s37">dalam</span> <span class="s37">pengambilan</span><span class="s37">keputusan</span> <span class="s37">akibat</span> <span class="s37">penggunaan</span> <span class="s37">metode</span> <span class="s37">konvensional</span><span class="s37"> yang </span><span class="s37">kurang</span><span class="s37">responsif</span> <span class="s37">terhadap</span> <span class="s37">perubahan</span> <span class="s37">lingkungan</span> <span class="s37">bisnis</span><span class="s37">. </span><span class="s37">Penelitian</span> <span class="s37">ini</span> <span class="s37">bertujuan</span><span class="s37">untuk</span> <span class="s37">menganalisis</span> <span class="s37">peran</span> <span class="s37">Sistem</span> <span class="s37">Pendukung</span><span class="s37"> Keputusan </span><span class="s37">dalam</span><span class="s37">mendukung</span> <span class="s37">pengambilan</span> <span class="s37">keputusan</span><span class="s37"> pada </span><span class="s37">usaha</span> <span class="s37">kecil</span><span class="s37">, </span><span class="s37">menengah</span><span class="s37">, dan </span><span class="s37">besar</span><span class="s37"> di Indonesia. </span><span class="s37">Penelitian</span> <span class="s37">menggunakan</span> <span class="s37">pendekatan</span> <span class="s37">kualitatif</span><span class="s37">deskriptif</span> <span class="s37">dengan</span> <span class="s37">metode</span> <span class="s37">studi</span> <span class="s37">literatur</span><span class="s37">. Data </span><span class="s37">diperoleh</span> <span class="s37">dari</span> <span class="s37">berbagai</span><span class="s37">sumber</span> <span class="s37">sekunder</span><span class="s37"> yang </span><span class="s37">relevan</span><span class="s37">, </span><span class="s37">seperti</span> <span class="s37">jurnal</span> <span class="s37">ilmiah</span><span class="s37">, </span><span class="s37">buku</span><span class="s37">, dan </span><span class="s37">publikasi</span><span class="s37">akademik</span> <span class="s37">lainnya</span><span class="s37">. </span><span class="s37">Analisis</span> <span class="s37">dilakukan</span> <span class="s37">melalui</span><span class="s37"> proses </span><span class="s37">pengumpulan</span><span class="s37">, </span><span class="s37">pengelompokan</span><span class="s37">, dan </span><span class="s37">interpretasi</span> <span class="s37">informasi</span><span class="s37"> yang </span><span class="s37">berkaitan</span> <span class="s37">dengan</span><span class="s37">penerapan</span> <span class="s37">Sistem</span> <span class="s37">Pendukung</span><span class="s37"> Keputusan pada </span><span class="s37">berbagai</span> <span class="s37">skala</span> <span class="s37">usaha</span><span class="s37">. Hasil </span><span class="s37">penelitian</span> <span class="s37">menunjukkan</span> <span class="s37">bahwa</span> <span class="s37">Sistem</span> <span class="s37">Pendukung</span><span class="s37"> Keputusan </span><span class="s37">berkontribusi</span> <span class="s37">dalam</span> <span class="s37">meningkatkan</span> <span class="s37">kualitas</span> <span class="s37">pengambilan</span> <span class="s37">keputusan</span><span class="s37">melalui</span> <span class="s37">penyediaan</span> <span class="s37">informasi</span><span class="s37"> yang </span><span class="s37">lebih</span> <span class="s37">cepat</span><span class="s37">, </span><span class="s37">akurat</span><span class="s37">, dan </span><span class="s37">berbasis</span><span class="s37"> data. Pada </span><span class="s37">usaha</span> <span class="s37">kecil</span><span class="s37">, </span><span class="s37">sistem</span> <span class="s37">ini</span> <span class="s37">membantu</span> <span class="s37">meningkatkan</span> <span class="s37">efisiensi</span><span class="s37">operasional</span><span class="s37"> dan </span><span class="s37">pengelolaan</span> <span class="s37">sumber</span> <span class="s37">daya</span><span class="s37">. Pada </span><span class="s37">usaha</span> <span class="s37">menengah</span><span class="s37">, </span><span class="s37">sistem</span> <span class="s37">ini</span> <span class="s37">mendukung</span> <span class="s37">perencanaan</span><span class="s37"> dan </span><span class="s37">pengembangan</span> <span class="s37">usaha</span> <span class="s37">melalui</span><span class="s37">analisis</span><span class="s37"> yang </span><span class="s37">lebih</span> <span class="s37">komprehensif</span><span class="s37">. </span><span class="s37">Sementara</span> <span class="s37">itu</span><span class="s37">, pada </span><span class="s37">usaha</span> <span class="s37">besar</span><span class="s37">, </span><span class="s37">sistem</span> <span class="s37">ini</span> <span class="s37">dimanfaatkan</span> <span class="s37">untuk</span> <span class="s37">mengelola</span><span class="s37"> data yang </span><span class="s37">kompleks</span><span class="s37">, </span><span class="s37">melakukan</span><span class="s37">pemantauan</span> <span class="s37">secara</span> <span class="s37">waktu</span> <span class="s37">nyata</span><span class="s37">, </span><span class="s37">serta</span> <span class="s37">menghasilkan</span> <span class="s37">rekomendasi</span><span class="s37">strategis</span><span class="s37">. </span><span class="s37">Dengan</span> <span class="s37">demikian</span><span class="s37">, </span><span class="s37">Sistem</span> <span class="s37">Pendukung</span><span class="s37"> Keputusan </span><span class="s37">terbukti</span><span class="s37">menjadi</span> <span class="s37">instrumen</span> <span class="s37">penting</span> <span class="s37">dalam</span> <span class="s37">meningkatkan</span> <span class="s37">efektivitas</span> <span class="s37">pengelolaan</span><span class="s37">usaha</span><span class="s37"> dan </span><span class="s37">daya</span> <span class="s37">saing</span> <span class="s37">organisasi</span><span class="s37"> di era digital</span><span class="s37">.</span></p> Julius Andhika Prasetyo Muhammad Rafly Dwi Desta Haikel Bremana Gurusinga Muhammad Rizal Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-22 2026-06-22 4 2 11 16 Peran Sistem Informasi Manajemen dalam Meningkatkan Efektivitas Pengambilan Keputusan Organisasi di Era Digital https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/357 <p>Perkembangan teknologi informasi telah mendorong organisasi untuk memanfaatkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam mendukung berbagai aktivitas manajerial, khususnya pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sistem Informasi Manajemen dalam meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan organisasi di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui pengumpulan dan analisis berbagai jurnal, buku, dan publikasi ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa SIM berperan penting dalam menyediakan informasi yang akurat, relevan, dan tepat waktu sehingga mampu meningkatkan kualitas pengambilan keputusan. Selain itu, penerapan SIM juga berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi operasional, koordinasi antarunit kerja, dan daya saing organisasi. Namun, implementasi SIM masih menghadapi tantangan berupa biaya investasi, keamanan data, dan kesiapan sumber daya manusia. Oleh karena itu, organisasi perlu mengoptimalkan pemanfaatan SIM untuk mendukung pengambilan keputusan yang efektif dan berkelanjutan.</p> Gabriel Sihombing Seven Rius Lala Muhammad Rizal Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-22 2026-06-22 4 2 17 22 Analisis Implementasi Database Management System ( DBMS ) Dalam Mendukung Sistem Informasi Manajemen Pada Organisasi https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/363 <p>Perkembangan teknologi informasi mendorong organisasi untuk mengelola data secara lebih efektif dan terintegrasi. Dalam pelaksanaannya, banyak organisasi masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan data, seperti data yang tidak terstruktur, duplikasi data, lambatnya proses pencarian informasi, hingga risiko kehilangan data. Kondisi tersebut dapat memengaruhi efektivitas sistem informasi manajemen dalam mendukung aktivitas organisasi dan proses pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi <em>Database Management System (DBMS) </em>dalam mendukung sistem informasi manajemen pada organisasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui pengumpulan data dari jurnal, buku, artikel ilmiah, dan berbagai sumber akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi DBMS memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan data, mempercepat akses informasi, meningkatkan akurasi data, serta mendukung keamanan data organisasi. Selain itu, DBMS juga membantu manajemen dalam proses pengambilan keputusan karena informasi dapat diperoleh secara lebih cepat dan terstruktur. Namun, implementasi DBMS masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, biaya implementasi, dan risiko keamanan data. Oleh karena itu, organisasi perlu meningkatkan kesiapan teknologi, kualitas sumber daya manusia, dan sistem keamanan agar implementasi DBMS dapat berjalan secara optimal dalam mendukung sistem informasi manajemen.</p> Ferdi Akbar Nuh Yabest Sinaga Muhammad Rizal Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-23 2026-06-23 4 2 23 29 Manajemen Risiko Operasional Dalam Industri Perbankan Syariah: Studi Literatur https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/331 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, faktor penyebab, penerapan, dan strategi mitigasi risiko operasional dalam industri perbankan syariah melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah kajian literatur (literature review) dengan sumber data sekunder berupa jurnal ilmiah, buku teks, regulasi OJK/Bank Indonesia, dan penelitian terdahulu yang diterbitkan pada rentang 2017–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa risiko operasional pada bank syariah bersumber dari empat faktor utama: kegagalan proses internal, human error, kegagalan sistem teknologi informasi, dan faktor eksternal. Penerapan manajemen risiko operasional pada perbankan syariah diwajibkan melalui POJK Nomor 65/POJK.03/2016 dan mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan, serta pengendalian risiko. Strategi mitigasi yang efektif meliputi penguatan sistem pengendalian internal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, transformasi digital yang terkelola, serta pengawasan aktif oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS). Penelitian ini diharapkan menjadi referensi teoritis dan praktis bagi industri perbankan syariah dalam menghadapi tantangan risiko operasional yang semakin kompleks</p> Putri Wulandari Nasution Tria wulandari Muhammad Rizal Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-23 2026-06-23 4 2 30 35 Risiko Hukum dan Kepatuhan Dalam Organisasi: Tinjauan Literatur terhadap Faktor Penyebab, Dampak, dan Strategi https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/323 <p>Risiko hukum dan kepatuhan merupakan salah satu risiko yang dapat memengaruhi keberlangsungan dan kinerja organisasi. Perubahan regulasi yang semakin dinamis, kompleksitas aktivitas bisnis, serta meningkatnya tuntutan terhadap penerapan tata kelola yang baik menyebabkan organisasi perlu mengelola risiko hukum dan kepatuhan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab, dampak, dan strategi mitigasi risiko hukum dan kepatuhan berdasarkan kajian literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah yang diterbitkan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa risiko hukum dan kepatuhan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti perubahan regulasi, lemahnya sistem pengendalian internal, kurangnya pemahaman terhadap ketentuan hukum, serta rendahnya pengawasan manajemen. Risiko tersebut dapat menimbulkan dampak berupa sanksi administratif, kerugian finansial, penurunan reputasi organisasi, dan berkurangnya kepercayaan pemangku kepentingan. Selain itu, hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko yang terintegrasi, penguatan tata kelola perusahaan, pelaksanaan audit kepatuhan secara berkala, serta penerapan Governance, Risk, and Compliance (GRC) merupakan strategi yang efektif dalam memitigasi risiko hukum dan kepatuhan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya pengelolaan risiko hukum dan kepatuhan dalam mendukung keberlanjutan organisasi.</p> Lestari Br Tohang Jelita Yulianti Br Sitanggang Muhammad Rizal Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-23 2026-06-23 4 2 36 41 Analisis Pengukuran dan Pemetaan Risiko dalam Upaya Penguatan Manajemen Risiko https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/326 <p>Manajemen risiko merupakan elemen fundamental dalam tata kelola organisasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pengukuran dan pemetaan risiko dalam upaya penguatan manajemen risiko pada organisasi sektor jasa keuangan di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus (Yin, 2018), penelitian ini melibatkan tiga organisasi keuangan sebagai unit analisis. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, studi dokumentasi, dan observasi non-partisipan, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik (Braun &amp; Clarke, 2006). Hasil penelitian mengungkapkan tiga temuan utama: (1) terdapat kesenjangan signifikan dalam tingkat kematangan pengukuran risiko antar organisasi; (2) pemetaan risiko belum dimanfaatkan secara optimal sebagai instrumen pengambilan keputusan strategis; dan (3) komitmen kepemimpinan (tone at the top) merupakan faktor paling determinan dalam keberhasilan manajemen risiko. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka manajemen risiko yang lebih adaptif berbasis ISO 31000:2018 dan COSO ERM Framework 2017.</p> Yuliana Simatupang Muhammad Rizal Maria Grace Octa Via Pane Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-23 2026-06-23 4 2 42 48 Transformasi Sistem Informasi Akuntansi di Era Artificial Intelligence dan Big Data: Sebuah Tinjauan Literatur Deskriftif-Konseptual https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/360 <p>Perkembangan teknologi digital di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 telah memicu ledakan volume data (Big Data) serta adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang masif di berbagai sektor, termasuk akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam transformasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) akibat integrasi AI dan Big Data, serta merumuskan kerangka konseptual SIA masa depan. Menggunakan metode kualitatif dengan desain studi literatur deskriptif-konseptual, penelitian ini menyintesis berbagai literatur ilmiah, regulasi, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dari tahun-tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI dan Big Data telah menggeser paradigma SIA konvensional—yang semula berfokus pada pencatatan data historis-moneter secara periodik—menjadi sistem yang adaptif, prediktif, dan mampu memproses data non-keuangan secara real-time. Transformasi ini berdampak signifikan pada komponen SIA, mulai dari otomatisasi input data, peningkatan kapabilitas software, hingga rekonstruksi pengendalian internal berbasis deteksi fraud otomatis. Secara konseptual, peran akuntan mengalami reorientasi dari sekadar pelaku pembukuan (bookkeeper) menjadi analis strategis (data analyst). Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya adaptasi kurikulum pendidikan akuntansi dan kesiapan infrastruktur teknologi bagi organisasi guna mengoptimalkan potensi SIA modern.</p> Muhammad Arif Siagian Randa Yosua Sinaga Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-23 2026-06-23 4 2 49 55 Kajian Implementasi Sistem Informasi Manajemen Dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Organisasi https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/359 <p>Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat telah mendorong organisasi untuk mengadopsi Sistem Informasi Manajemen (SIM) sebagai alat pendukung dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan organisasi. SIM berperan penting dalam menyediakan informasi yang akurat, relevan, dan tepat waktu guna mendukung proses perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, serta pengambilan keputusan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Sistem Informasi Manajemen dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan organisasi melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal nasional, dan jurnal internasional yang relevan dan diterbitkan dalam rentang tahun 2021–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi SIM memberikan kontribusi positif terhadap efektivitas pengelolaan organisasi melalui peningkatan kualitas informasi, efisiensi operasional, koordinasi antarunit kerja, produktivitas karyawan, serta kualitas pengambilan keputusan. Selain itu, keberhasilan implementasi SIM dipengaruhi oleh dukungan manajemen, kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi, dan budaya organisasi yang mendukung transformasi digital. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa SIM merupakan instrumen strategis yang dapat membantu organisasi mencapai tujuan secara lebih efektif dan efisien di tengah dinamika lingkungan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, organisasi perlu mengoptimalkan penerapan SIM agar mampu meningkatkan daya saing dan kinerja organisasi secara berkelanjutan.</p> Cindy Aryani Amelia Kartika Muhhammad Rizal Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-23 2026-06-23 4 2 56 61 Transformasi E-Business terhadap Peningkatan Pendapatan Digital melalui Sistem Informasi Manajemen pada UMKM Pengguna E-Commerce. https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/361 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transformasi e-business terhadap peningkatan pendapatan digital melalui sistem informasi manajemen pada UMKM pengguna e-commerce. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang bersumber dari jurnal, buku, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi e-business melalui pemanfaatan e-commerce dan sistem informasi manajemen mampu meningkatkan pendapatan digital UMKM. Penggunaan marketplace, media sosial, dan pembayaran digital membantu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efektivitas pemasaran, mempercepat transaksi, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa rendahnya literasi digital, keterbatasan kemampuan teknologi, dan tingginya persaingan di platform e-commerce. Secara keseluruhan, transformasi e-business berkontribusi positif terhadap efektivitas operasional dan peningkatan pendapatan digital UMKM di era ekonomi digital</p> Dinda Dwi Aprillia Anggie Pricyla Sianturi Muhammad Rizal Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-23 2026-06-23 4 2 62 68 Tata Kelola Risiko di Era Kecerdasan Buatan: Tantangan dan Peluang Penerapan Manajemen Risiko Perusahaan dalam Transformasi Digital https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/364 <p>Kemajuan kecerdasan buatan telah mengubah lanskap risiko organisasi. Penelitian ini menganalisis evolusi tata kelola risiko di era kecerdasan buatan melalui tinjauan pustaka sistematis terhadap literatur dua ribu dua puluh satu hingga dua ribu dua puluh lima. Data dikumpulkan dari jurnal terindeks, laporan konsultan, serta kerangka standar internasional. Hasil menunjukkan dualitas kecerdasan buatan: sebagai enabler yang mengubah manajemen risiko perusahaan menjadi prediktif, sekaligus sumber risiko baru seperti bias algoritmik dan kerentanan siber. Tata kelola risiko efektif memerlukan rekonstruksi tiga pilar: struktur tata kelola dengan komite etika kecerdasan buatan, budaya risiko kolaborasi manusia mesin, serta kerangka adaptif yang mengintegrasikan taksonomi risiko kecerdasan buatan. Kesimpulan menekankan bahwa transformasi ini merupakan transformasi paradigmatik yang memerlukan rekonstruksi fundamental dalam cara organisasi mengelola risiko.</p> Bolivia Renata Sianipar Merlindang Simamora Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-23 2026-06-23 4 2 69 75 Analisis Komparatif Kerangka Kerja Manajemen Risiko ISO 31000 dan COSO Enterprise Risk Management (ERM): Studi Literatur https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/362 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan dua kerangka kerja manajemen risiko yang banyak digunakan, yaitu ISO 31000 dan COSO Enterprise Risk Management (ERM). Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal, buku, dan dokumen resmi yang berkaitan dengan manajemen risiko. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi konsep, prinsip, komponen, keunggulan, keterbatasan, serta implikasi penerapan kedua framework pada berbagai jenis organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ISO 31000 memiliki keunggulan dalam aspek fleksibilitas, kemudahan adaptasi, dan penerapan pada berbagai jenis organisasi karena berfokus pada prinsip, kerangka kerja, dan proses manajemen risiko yang bersifat umum. Sementara itu, COSO ERM lebih menekankan integrasi manajemen risiko dengan strategi, tata kelola, dan kinerja organisasi sehingga mendukung pengambilan keputusan strategis dan penciptaan nilai jangka panjang. Meskipun memiliki tujuan yang sama dalam membantu organisasi mengelola risiko secara efektif, kedua framework memiliki pendekatan dan fokus yang berbeda. ISO 31000 lebih sesuai bagi organisasi yang membutuhkan sistem yang sederhana dan fleksibel, sedangkan COSO ERM lebih tepat diterapkan pada organisasi dengan kebutuhan integrasi risiko dan strategi yang tinggi. Penelitian ini juga menemukan bahwa kombinasi penerapan ISO 31000 dan COSO ERM dapat menghasilkan sistem manajemen risiko yang lebih komprehensif. Oleh karena itu, pemilihan framework perlu disesuaikan dengan karakteristik, kompleksitas, dan tujuan organisasi agar pengelolaan risiko dapat dilakukan secara optimal.</p> Magdalena Sihotang Alika Putri Ulul Azmi Fadhilah Muhammad Rizal Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-23 2026-06-23 4 2 76 87 Peran Asuransi Siber (Cyber Insurance) Sebagai Alat Transfer Risiko di Era Digital https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/328 <p>Transformasi digital yang pesat meningkatkan ketergantungan organisasi terhadap teknologi informasi sekaligus memperbesar risiko ancaman siber seperti kebocoran data, <em>ransomware</em>, <em>malware</em>, dan gangguan sistem informasi yang dapat menimbulkan kerugian finansial, operasional, hukum, dan reputasi. Dalam manajemen risiko, salah satu strategi yang digunakan adalah transfer risiko melalui asuransi siber <em>(cyber insurance).</em> Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran asuransi siber sebagai instrumen transfer risiko di era digital, mengidentifikasi manfaat dan keterbatasannya, serta mengkaji peluang pengembangannya dalam mendukung manajemen risiko organisasi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode <em>Systematic Literature Review (SLR).</em> Hasil penelitian menunjukkan bahwa asuransi siber berperan dalam mengalihkan sebagian dampak finansial dari insiden siber serta mendorong peningkatan kesadaran keamanan informasi dan praktik manajemen risiko organisasi. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti kesulitan kuantifikasi risiko, korelasi risiko siber yang tinggi, keterbatasan cakupan polis, dan rendahnya pemahaman organisasi.</p> Yohana Tirta Widia Swari Simamora Haura Rifqa Hascarjani Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-24 2026-06-24 4 2 88 95 Budaya Risiko (Risk Culture) Sebagai Pondasi Penerapan Manajemen Risiko Dalam Organisasi https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/329 <p>Budaya risiko (risk culture) merupakan salah satu elemen penting dalam mendukung efektivitas penerapan manajemen risiko di organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep budaya risiko, faktor-faktor yang memengaruhinya, proses implementasi, manfaat, hambatan, serta upaya peningkatan budaya risiko dalam organisasi. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai sumber akademik, standar manajemen risiko, dan referensi terkait budaya risiko. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya risiko berperan penting dalam meningkatkan kesadaran risiko, kualitas pengambilan keputusan, kepatuhan organisasi, serta keberlangsungan bisnis. Namun demikian, implementasi budaya risiko masih menghadapi berbagai hambatan seperti rendahnya kesadaran karyawan, resistensi terhadap perubahan, lemahnya komunikasi risiko, serta keterbatasan sumber daya organisasi. Oleh karena itu, diperlukan komitmen manajemen, penguatan komunikasi, pelatihan berkelanjutan, dan evaluasi berkala agar budaya risiko dapat menjadi bagian integral dari aktivitas organisasi.</p> <p>&nbsp;</p> Jose Adrian Simbolon Nastiar Saputra Rangkuti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-24 2026-06-24 4 2 96 101 Analisis Risiko Pasar, Risiko Kredit, dan Risiko Likuiditas Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan: Studi Literatur Dalam Perspektif Akuntansi dan Manajemen Keuangan https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/366 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh risiko pasar, risiko kredit, dan risiko likuiditas terhadap kinerja keuangan perusahaan dari perspektif akuntansi dan manajemen keuangan. Topik ini penting karena perusahaan dan perbankan menghadapi volatilitas pasar, ketidakpastian gagal bayar, serta tekanan pendanaan jangka pendek yang dapat memengaruhi profitabilitas, arus kas, dan kepercayaan pemangku kepentingan. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menelaah artikel jurnal yang dipublikasikan pada periode 2022–2025 terkait risiko keuangan dan kinerja keuangan. Kebaruan penelitian terletak pada pembahasan yang mengintegrasikan tiga kategori risiko yang umumnya diteliti secara terpisah. Hasil kajian menunjukkan bahwa risiko pasar memengaruhi kinerja keuangan melalui perubahan suku bunga, nilai tukar, harga saham, dan harga komoditas. Risiko kredit berkaitan dengan kualitas aset, kredit bermasalah, cadangan kerugian kredit, serta kemampuan debitur memenuhi kewajibannya. Risiko likuiditas memengaruhi kinerja melalui ketersediaan kas, struktur pinjaman terhadap simpanan, kecukupan aset lancar, dan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek. Temuan juga menunjukkan bahwa hubungan antara risiko keuangan dan kinerja keuangan tidak selalu konsisten karena dipengaruhi karakteristik perusahaan, sektor industri, kualitas tata kelola, dan kondisi makroekonomi. Penelitian menyimpulkan bahwa manajemen risiko yang terintegrasi diperlukan untuk menjaga kinerja keuangan yang berkelanjutan.</p> Mawar Agustina Stela Tri Yuni Purba Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-24 2026-06-24 4 2 102 109 Analisis Strategi Penanganan Risiko (Mitigasi, Transfer,Hindari) https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/368 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penanganan risiko yang meliputi mitigasi risiko <em>(risk mitigation), </em>transfer risiko <em>(risk transfer),</em> dan penghindaran risiko <em>(risk avoidance) </em>sebagai bagian penting dalam manajemen risiko organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka <em>(literature review)</em> dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan mengenai konsep dan penerapan strategi penanganan risiko. Hasil kajian menunjukkan bahwa mitigasi risiko dilakukan melalui upaya pengurangan kemungkinan terjadinya risiko maupun dampaknya, transfer risiko dilakukan dengan mengalihkan sebagian beban kerugian kepada pihak lain seperti perusahaan asuransi atau mitra kerja, sedangkan penghindaran risiko dilakukan dengan tidak melaksanakan aktivitas yang memiliki tingkat risiko tinggi. Penerapan ketiga strategi tersebut secara terpadu mampu membantu organisasi menjaga stabilitas operasional, melindungi aset, meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan, dan mendukung keberlangsungan usaha dalam jangka panjang.</p> Gloria Sthefany Grace Putri Johana Rajagukguk Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-24 2026-06-24 4 2 110 115 Studi Literatur: Manajemen Risiko Strategis dan Reputasi Dalam Keberlanjutan Organisasi https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/367 <p>Manajemen risiko telah menjadi elemen penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi di tengah persaingan, perubahan lingkungan bisnis, dan meningkatnya tuntutan para pemangku kepentingan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep, hubungan, serta strategi pengelolaan risiko strategis dan risiko reputasi melalui pendekatan tinjauan literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah jurnal ilmiah, artikel, dan berbagai sumber akademik yang relevan serta diterbitkan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa risiko strategis muncul akibat pengambilan keputusan yang kurang tepat, perubahan pasar, persaingan, serta kegagalan organisasi dalam beradaptasi terhadap dinamika lingkungan. Sementara itu, risiko reputasi berkaitan dengan persepsi negatif para pemangku kepentingan yang disebabkan oleh masalah kualitas layanan, krisis komunikasi, pelanggaran etika, dan kegagalan operasional. Tinjauan ini juga menunjukkan bahwa kedua jenis risiko tersebut saling berkaitan dan perlu dikelola secara terintegrasi agar organisasi dapat mempertahankan kinerja, kepercayaan, dan keberlanjutan jangka panjang.</p> <div class="jso-cursor-trail-wrapper" style="position: fixed; left: 0px; top: 0px; width: 100vw; height: 100vh; overflow: hidden; pointer-events: none; z-index: 9999;"> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 273px; top: 64px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 255px; top: 58px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 238px; top: 54px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 242px; top: 57px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 281px; top: 91px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 359px; top: 148px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 419px; top: 182px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 329px; top: 80px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 248px; top: 22px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 590px; top: 133px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 578px; top: 141px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 563px; top: 150px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 551px; top: 155px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 533px; top: 162px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 539px; top: 140px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 567px; top: 127px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 208px; top: 193px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 294px; top: 111px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 317px; top: 89px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 313px; top: 81px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 309px; top: 81px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 303px; top: 79px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 293px; top: 71px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 286px; top: 67px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> <div class="jso-cursor-trail-shape" style="position: absolute; left: 282px; top: 67px; pointer-events: none; display: none;">&nbsp;</div> </div> Jenia Silitonga Hairunisa Astari Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-24 2026-06-24 4 2 116 123 Tantangan Keamanan Informasi Pada Era Cloud Computing: Analisis Literatur Mengenai Strategi Kontrol dan Mitigasi Risiko https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/370 <p>Perkembangan komputasi awan telah mengubah cara organisasi menyimpan, mengelola, dan mengakses informasi melalui layanan yang lebih fleksibel dan efisien. Di sisi lain, penerapan teknologi ini juga menimbulkan berbagai tantangan terhadap keamanan informasi, seperti risiko kebocoran data, akses yang tidak sah, kehilangan data, serta ancaman serangan siber yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan keamanan informasi pada era komputasi awan serta mengidentifikasi strategi pengendalian dan mitigasi risiko berdasarkan hasil kajian literatur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang dilakukan melalui penelaahan berbagai artikel ilmiah, buku, dan publikasi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengamanan lingkungan komputasi awan tidak hanya ditentukan oleh penggunaan teknologi, tetapi juga oleh penerapan pengendalian yang menyeluruh, seperti pengelolaan identitas dan hak akses, perlindungan data melalui enkripsi, pemantauan keamanan secara berkelanjutan, pelaksanaan audit keamanan, serta penerapan manajemen risiko yang konsisten. Selain itu, peningkatan kesadaran pengguna dan penerapan tata kelola keamanan informasi yang baik turut berperan dalam mengurangi potensi ancaman dan memperkuat perlindungan terhadap aset informasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi antara pengendalian teknis, kebijakan organisasi, dan pengelolaan risiko yang berkelanjutan telah menjadi faktor penting dalam menjaga kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan informasi pada lingkungan komputasi awan.</p> <p>&nbsp;</p> Imam Ariq Rizqy Aril Sharon Saragih Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-24 2026-06-24 4 2 124 132 Peran Identifikasi Risiko Dalam Mendukung Efektivitas Manajemen Risiko Organisasi: Perspektif ISO 31000:2018 dan COSO ERM https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/371 <p>Identifikasi risiko merupakan tahap penting dalam manajemen risiko karena menjadi dasar bagi proses analisis, evaluasi, dan pengendalian risiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran identifikasi risiko dalam manajemen risiko organisasi berdasarkan kerangka ISO 31000:2018 dan COSO Enterprise Risk Management (ERM). Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif melalui studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi risiko berperan strategis dalam meningkatkan kesadaran organisasi terhadap potensi risiko dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif. Berbagai teknik dapat digunakan dalam proses identifikasi risiko, seperti brainstorming, checklist, wawancara, analisis SWOT, FMEA, dan analisis data historis. Output utama dari proses ini adalah risk register yang memuat informasi mengenai sumber, penyebab, dan dampak risiko. Penelitian menyimpulkan bahwa penerapan prinsip ISO 31000:2018 dan COSO ERM secara terintegrasi dapat memperkuat praktik manajemen risiko melalui proses identifikasi risiko yang sistematis dan komprehensif.</p> Fadil Azury Farega Rambe Raihan Ananda Azma Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis 2026-06-24 2026-06-24 4 2 133 139