Tata Kelola Risiko di Era Kecerdasan Buatan: Tantangan dan Peluang Penerapan Manajemen Risiko Perusahaan dalam Transformasi Digital

Penulis

  • Bolivia Renata Sianipar Universitas Negeri Medan
  • Merlindang Simamora Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Kecerdasan Buatan, Manajemen Risiko, Tata kelola risiko

Abstrak

Kemajuan kecerdasan buatan telah mengubah lanskap risiko organisasi. Penelitian ini menganalisis evolusi tata kelola risiko di era kecerdasan buatan melalui tinjauan pustaka sistematis terhadap literatur dua ribu dua puluh satu hingga dua ribu dua puluh lima. Data dikumpulkan dari jurnal terindeks, laporan konsultan, serta kerangka standar internasional. Hasil menunjukkan dualitas kecerdasan buatan: sebagai enabler yang mengubah manajemen risiko perusahaan menjadi prediktif, sekaligus sumber risiko baru seperti bias algoritmik dan kerentanan siber. Tata kelola risiko efektif memerlukan rekonstruksi tiga pilar: struktur tata kelola dengan komite etika kecerdasan buatan, budaya risiko kolaborasi manusia mesin, serta kerangka adaptif yang mengintegrasikan taksonomi risiko kecerdasan buatan. Kesimpulan menekankan bahwa transformasi ini merupakan transformasi paradigmatik yang memerlukan rekonstruksi fundamental dalam cara organisasi mengelola risiko.

Unduhan

Diterbitkan

23-06-2026

Cara Mengutip

Renata Sianipar, B., & Simamora, M. (2026). Tata Kelola Risiko di Era Kecerdasan Buatan: Tantangan dan Peluang Penerapan Manajemen Risiko Perusahaan dalam Transformasi Digital. Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 4(2), 69–75. Diambil dari https://ejournal.pkmpi.org/index.php/ijess/article/view/364